Berita

now browsing by category

 

Rayakan Hari Donor Darah Sedunia Antusiasme pendonor meningkat

Sokaraja, Peringatan hari donor darah disambut antusias oleh masyarakat terutama para pendonor, terbukti dengan begitu banyaknya pendonor yang mendonorkan darahnya melalui PMI. Tercatat di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Banyumas hingga hari ini (14/06/2020). Pukul 14.00 WIB sudah ada 235 orang mendaftar untuk mendonorkan darahnya. Dari jumlah tersebut terdapat 110 orang yang lolos dapat mendonorkan darahnya, sedangkan sisanya dinyatakan gagal karena tidak memenuhi syarat, sepeti tensi tinggi atau hemoglobin (HB) yang tidak memenuhi syarat.

Dibyo Yuwono ketua PMI mengatakan terimakasih untuk seluruh masyarakat yang sudah mau mendonorkan darahnya melalui PMI.


“Terimakasih untuk masyarakat Kabupaten Banyumas yang sudah mau mendonorkan darahnya lewat PMI, dihari peringatan donor darah sedunia ini kami menargetkan 200 pendonor, Alhamdulillah sudah mencapai 110 yang lolos donor darah hingga pukul 2 (dua) siang ini.

Saya harap selain para pendonor yang sudah rutin, para remaja yang usianya sudah 17 tahun juga mau mencoba untuk mendonorkan darahnya karena donor darah itu sangatlah mulia dan dapat menyelamatkan nyawa seseorang.”

Suasana Donor Darah di UDD PMI Kab.Banyumas

Sementara itu Miftah, warga Kemranjen menyampaikan ikut berpartisipasi dalam hari peringatan ini dengan mendonorkan darahnya dan menyebarluaskan informasi donor darah pada hari ini melalui WhatsApp grup yang ia ikuti, serta ia juga mengikuti kegiatan give away dari PMI Kabupaten Banyumas yang diadakan melalui medsos mudah-mudahan saya beruntung.

Ketua PMI Kunjungi Karantina GOR Satria

Purwokerto, Karantina untuk masyarakat yang mudik dari perantauan masih dilaksanakan di GOR Satria, begitu pula kegiatan PFA (Psychological First Aid) dari PMI Kabupaten Banyumas.

Sambutan Ketua PMI Kabupaten Banyumas

Ketua PMI Kabupaten Banyumas Dibyo Yuwono bersama Pengurus PMI Tingkat Kabupaten kunjungi peserta karantina pada Minggu, (07/06). Kegiatan diawali dengan olahraga ringan, rileksasi dan dilanjutkan ngobrol santai mendengar dan menyampaikan isi hati antara peserta karantina dengan tim PFA PMI Kabupaten Banyumas.

Ketua PMI Kabupaten Banyumas menyampaikan, karantina merupakan bagian dari protokol kesehatan pada masa pandemi saat ini. Jangan terlalu banyak berfikir negatif, justru kita harus mengambil sisi positif dari karantina yang dijalani. Disini menjadikan kita menambah saudara, kita dipantau kesehatannya, dan ketika kita pulang kerumah sudah dipastikan kita tidak membawa Virus untuk keluarga dan lingkungan.

Kegiatan Senam Pagi

Jangan bosan-bosan dengan kehadiran kami disini, semoga dengan adanya kami dapat sedikit menghibur dan mengobati kejenuhan, kekhawatiran, dan kecemasan saudara-saudari sekalian, pungkas Dibyo Yuwono.

PMI Berikan Dukungan Moral Untuk Penghuni Karantina GOR

Purwokerto, Kehilangan mata pencaharian di perantauan membuat para perantau terpaksa tetap melakukan mudik ke kampung halaman. Selain dampat dari Covid-19, tradisi mudik lebaran juga mendorong para perantau untuk mudik, Hal ini menjadi momok menakutkan akan penyebaran Virus Corona yang semakin luas. Untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah menerapkan karantina bagi para pemudik. Bisa secara mandiri atau bisa menempati tempat karantina yang disediakan oleh desa atau pemerintah daerah. Seperti yang ada di GOR Satria Purwokerto yang dijadikan tempat karantina bagi para pemudik di wilayah kabupaten banyumas.

Kecemasan yang meningkat pada masyarakat mengakibatkan sedikit rasa takut atau trauma para pemudik. melihat hal itu PMI Kabupaten Banyumas memberikan stimulus relaksasi melalui pendampingan psikososial bagi para pemudik yang menjalani karantina di GOR Satria pada Rabu, (20/05/2020).


Dengan adanga kegiatan ini diharapkan kecemasan dan rasa takut akan ditolak masyarakat dalam diri pemudik sedikit berkurang. Kegiatan tersebut diawali dengan perkenalan kemudian diskusi ringan dan di akhiri dengan rileksasi diri.

Fransisca Ninin Nilam Sari, S.Psi.,Psikolog Anggota TSR PMI Kabupaten Banyumas menuturkan kegiatan seperti itu perlu dilakukan untuk meringankan beban mental para pemudik sekaligus mengantisipasi depresi berkepanjangan para pemudik karena tekanan dari berbagai pihak.
Hal senada disampaikan Kepala Markas PMI Kabupaten Banyumas Drs.Megianto “Pemudik itu pulang karena terpaksa serta membawa beban berat dalam fikirannya, Ditambah omongan-omongan negatif tentang mereka serta dikucilkan pasti mereka merasa tertekan, sudah sepantasnya kita perlu memberikan PFA (Psycological Firts Aid) pada mereka.”

Meski demikian saya harap untuk para perantau agar sebisa mungkin untuk tetap bertahan disana, lebih bersabar lagi dan jangan mudik dulu ke kampung halaman, pungkasnya.

SDM PMI Jalani Rapid Test

Purwokerto, Pada masa pandemi seperti saat ini tim medis dan petugas pencegahan covid-19 adalah yang paling rentan tertular virus corona. Melihat akan hal itu PMI Kabupaten Banyumas melakukan rapid test untuk karyawan, dokter dan relawan petugas penanggulangan pandemi Covid-19 guna mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan internal PMI.

Pengambilan Sampel Darah
Pengambilan Sampel Darah

Hingga hari ini Kamis, (14/05/202). Sudah 53 orang menjalani rapid test dari total karyawan 170 orang. Kegiatan yang dimulai sejak hari Selasa kemarin dilakukan di 2 tempat yaitu Lab.UDD dan Lab Klinik Utama dengan hasilkan 0 (nol) orang terdeteksi positif Covid-19.

Pengurus PMI Kabupaten Banyumas bidang yansoskesmas dr. Gondo Wulandari mengatakan rapid test ini dilakukan sesuai anjuran pemerintah guna mendeteksi Covid-19 di lingkungan kerja. Diharapkan dengan test awal ini dapat sedikit membantu mencegah penularan virus Corona terutama di lingkungan PMI.
“Kita melakukan ini untuk skrining awal agar mengetahui keberadaan antibodi dalam tubuh untuk melawan virus Corona, semoga dengan kita melakukan rapid test ini dapat membantu mencegah penularan dan memberikan rasa aman di lingkungan kerja kita”.

Yuli Lastuti Kasi Laboratorium Klinik Utama PMI Kabupaten Banyumas mengatakan dari semua pemeriksaan rapid test yang dilakukan kepada karyawan dan Dokter di PMI belum ada yang menunjukan hasil positif Covid-19.
“Alhamdullilah dari semua yang mengisi formulir dan melakukan test rapid baik dokter ataupun karyawan tidak ada yang positif Corona”.

Alur proses yang harus dilakukan sebelum melakukan Rapid test adalah mengisi formulir kesediaan diri yang di setujui oleh Kasi masing-masing bidang kemudian formulir dibawa ke laborat UDD atau laborat PMI untuk melakukan test dan menunggu hasil keluar, pungkasnya.


PMI bersama Wakil Bupati Banyumas bagikan masker dan bahan disinfektan Gratis


Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas bersama Wakil Bupati membagikan ratusan masker dan bahan disinfektan secara gratis kepada pengguna jalan pada rabu (22/04/2020). Kegiatan ini Sebagai langkah kepedulian pencegahan dan penularan virus corona menyusul meluasnya virus Covid-19 atau Corona di Wilayah Banyumas.

Pembagian masker dan bahan disinfektan diberikan kepada para pengguna jalan atau pejalan kaki yang melintas di Simpang 4 Kebondalem. Ada 1000 masker dan 1000 bahan disinfektan yang dibagikan secara gratis. Pembagian masker dan bahan disnfektan disambut senang oleh warga, terlebih keberadaannya semakin langka dan harganya melambung tinggi.
“kegiatan pembagian masker dan bahan disinfektan gratis tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang dalam beberapa hari terakhir ini kesulitan dalam memperoleh masker dan bahan disinfektan. keberadaannya semakin langka dan harganya melambung tinggi.” Kata Ir. Ariono Poerwanto BP. MT Pengurus PMI Kabupaten Banyumas Bidang Penanggulangan Bencana.
Wakil Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono berharap agar masyarakat sadar tentang pentingnya menggunakan masker sekaligus memberikan sosialisasi atau anjuran secara langsung kepada masyarakat untuk membiasakan diri menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Cukup terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan dan tempat tinggal, istirahat yang cukup serta berolahraga secara teratur, rajin mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas, dan tak lupa gunakan masker di tempat umum, maka badan tidak mudah terserang penyakit,” ujarnya.
Dia juga mengimbau, agar masyarakat Kabupaten Banyumas tidak perlu merasa panik terkait penyebaran virus corona ini.

PMI Kabupaten Banyumas Selenggarakan Musyawarah Kerja Tahun 2020

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas mengadakan Musyawarah Kerja (Muker) pada Sabtu (29/02) di D’Garden Hall & Resto Purwokerto. Musyawarah kerja PMI Kabupaten Banyumas diikuti oleh 104 peserta yang terdiri dari Pengurus PMI Kabupaten, Dewan Kehormatan, Kepala Unit, TSR, KSR, dan Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Banyumas. Musyawarah yang dilaksanakan setiap tahun ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja 2019, serta membuat dan mengesahkan program kerja PMI 2020.

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Banyumas yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Bpk. Sadiyanto, SKM, M.Kes. Dalam sambutannya Bupati, Sadianto menyampaikan “Musyawarah Kerja merupakan sarana yang sangat strategis bagi keberadaan dan keberlangsungan PMI Kabupaten Banyumas, karena melalui musyawarah kerja ini akan disusun program kerja satu tahun kedepan”. Bupati berharap peserta dapat berperan aktif guna menyusun program kerja sesuai tugas PMI dalam Undang Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

Dibyo Yuwono S.Pd Ketua PMI Kabupaten Banyumas dalam sambutannya menyampaikan “Musyawarah Kerja untuk melihat catatan poin-poin program kerja tahun lalu. Mudah-mudahan yang belum atau tidak terlaksanakan bisa terlaksanakan di tahun 2020.” Ucapan terimkasih disampaikan oleh Ketua PMI untuk seluruh masyarakat Kabupaten Banyumas, Bupati Banyumas dan Kapolresta Banyumas selaku Ketua panitia bulan dana PMI tahun 2019 yang telah menyukseskan bulan dana PMI dengan perolehan Rp 2.139.253.900,-.

“Mendekati Bulan Puasa Kebutuhan darah di UDD PMI Kabupaten Banyumas tiap harinya meniangakat lebih dari 200 kantong, kita berharap pengurus PMI Kecamatan dapat mendukung untuk memenuhi kebutuhan darah yang tingi itu dengan mengkoordinir pendonor untuk rutin mendonorkan darahnya, PMI juga mencoba melakukan donor darah di malam hari tentunya dengan konfirmasi dari para pendonor.” Pungkas Dibyo Yuwono.