Cegah Covid-19

now browsing by tag

 
 

SDM PMI Jalani Rapid Test

Purwokerto, Pada masa pandemi seperti saat ini tim medis dan petugas pencegahan covid-19 adalah yang paling rentan tertular virus corona. Melihat akan hal itu PMI Kabupaten Banyumas melakukan rapid test untuk karyawan, dokter dan relawan petugas penanggulangan pandemi Covid-19 guna mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan internal PMI.

Pengambilan Sampel Darah
Pengambilan Sampel Darah

Hingga hari ini Kamis, (14/05/202). Sudah 53 orang menjalani rapid test dari total karyawan 170 orang. Kegiatan yang dimulai sejak hari Selasa kemarin dilakukan di 2 tempat yaitu Lab.UDD dan Lab Klinik Utama dengan hasilkan 0 (nol) orang terdeteksi positif Covid-19.

Pengurus PMI Kabupaten Banyumas bidang yansoskesmas dr. Gondo Wulandari mengatakan rapid test ini dilakukan sesuai anjuran pemerintah guna mendeteksi Covid-19 di lingkungan kerja. Diharapkan dengan test awal ini dapat sedikit membantu mencegah penularan virus Corona terutama di lingkungan PMI.
“Kita melakukan ini untuk skrining awal agar mengetahui keberadaan antibodi dalam tubuh untuk melawan virus Corona, semoga dengan kita melakukan rapid test ini dapat membantu mencegah penularan dan memberikan rasa aman di lingkungan kerja kita”.

Yuli Lastuti Kasi Laboratorium Klinik Utama PMI Kabupaten Banyumas mengatakan dari semua pemeriksaan rapid test yang dilakukan kepada karyawan dan Dokter di PMI belum ada yang menunjukan hasil positif Covid-19.
“Alhamdullilah dari semua yang mengisi formulir dan melakukan test rapid baik dokter ataupun karyawan tidak ada yang positif Corona”.

Alur proses yang harus dilakukan sebelum melakukan Rapid test adalah mengisi formulir kesediaan diri yang di setujui oleh Kasi masing-masing bidang kemudian formulir dibawa ke laborat UDD atau laborat PMI untuk melakukan test dan menunggu hasil keluar, pungkasnya.


PMI bersama Wakil Bupati Banyumas bagikan masker dan bahan disinfektan Gratis


Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas bersama Wakil Bupati membagikan ratusan masker dan bahan disinfektan secara gratis kepada pengguna jalan pada rabu (22/04/2020). Kegiatan ini Sebagai langkah kepedulian pencegahan dan penularan virus corona menyusul meluasnya virus Covid-19 atau Corona di Wilayah Banyumas.

Pembagian masker dan bahan disinfektan diberikan kepada para pengguna jalan atau pejalan kaki yang melintas di Simpang 4 Kebondalem. Ada 1000 masker dan 1000 bahan disinfektan yang dibagikan secara gratis. Pembagian masker dan bahan disnfektan disambut senang oleh warga, terlebih keberadaannya semakin langka dan harganya melambung tinggi.
“kegiatan pembagian masker dan bahan disinfektan gratis tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang dalam beberapa hari terakhir ini kesulitan dalam memperoleh masker dan bahan disinfektan. keberadaannya semakin langka dan harganya melambung tinggi.” Kata Ir. Ariono Poerwanto BP. MT Pengurus PMI Kabupaten Banyumas Bidang Penanggulangan Bencana.
Wakil Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono berharap agar masyarakat sadar tentang pentingnya menggunakan masker sekaligus memberikan sosialisasi atau anjuran secara langsung kepada masyarakat untuk membiasakan diri menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Cukup terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan dan tempat tinggal, istirahat yang cukup serta berolahraga secara teratur, rajin mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas, dan tak lupa gunakan masker di tempat umum, maka badan tidak mudah terserang penyakit,” ujarnya.
Dia juga mengimbau, agar masyarakat Kabupaten Banyumas tidak perlu merasa panik terkait penyebaran virus corona ini.