Home
 
Kamis, 5 April 2018 PMI Banyumas bersama PT. Adhi Karya (Persero) mengadakan Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Staff dan pelaksana K3 Proyek Pembangunan Terowongan Kebasen BH. 1464.
 
Pelatihan yang dilaksanakan di kantor proyek pembangunan terowongan kebasen BH. 1464 ini memberikan Materi-materi dasar tentang pertolongan pertama antara lain pendahuluan pertolongan pertama, Anatomi dan Fisiologi tubuh, Penilaian, Bantuan hidup dasar, Resusitasi Jantung Paru, Perdarahan dan Syok, Cedera Jaringam Lunak, Cidera Sistem Otot Rangka, Pemindahan Penderita dan Incident Comand System.
 
Peserta pelatihan adalah perwakilan dari masing-masing bidang yang ada di proyek pembangunan terowongan kebasen. PT. adhi karya merupakan perusahaan besar yang bergerak dibidang konstruksi sehingga menerapkan standar yang tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan para pekerjanya. "Perusahaan sangat disiplin dan tegas dalam masalah keselamatan dan kesehatan kerja, Setelah dilaksanakanya pelatihan ini kami berharap perwakilan peserta mampu mengedukasi pekerja lainya sehingga kecelakaan kerja tidak terjadi di proyek ini" ungkap Erich Candra Winata koordinator K3 Proyek Terowongan Kebasen.
 
Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk program berbasis masyarakat, pertolongan pertama berbasis masyarakat merupakan salah satu bentuk program yang diunggulkan oleh Palang Merah Indonesia dalam rangka pengurangan resiko bencana. "Selama ini Pmi Kabupaten Banyumas selalu sering mendapat permintaan dari Perusaahan, Instansi, kelompok masyarakat dan komunitas lain untuk memberikan materi pelatihan pertolongan pertama. pertolongan pertama berbasis masyarakat mempunyai aspek dari pertolongan pertama untuk kecelakaan umum yang ada di masyarakat. Selain itu juga memberikan pengetahuan dan ketrampilan pertolongan pertama kepada masyarakat, seperti karyawan, guru, ibu rumah tangga dan pekerja di tempat kerja yang berbeda.” Pungkas Irsyad Prio Ambodo Kepala Seksi Diklat PMI Banyumas yang ikut serta dalam pelatihan.