Home

Di desa Semedo dan Petahunan kerap kali terjadi laporan jatuhnya para penderes dari pohon kelapa dikarenakan sebagian besar warga desa Semedo dan Petahunan bermata pencaharian sebagai penderes atau penyadap nira kelapa. Selain itu juga minimnya perlengkapan dan pengetahuan tentang safety first dalam keselamatan kerja. “Dulu dari pihak Kabupaten pernah memberikan penyuluhan mengenai safety dan alat berupa sabuk pengaman, namun masyarakat menganggap itu menyulitkan dan pohon kelapa itu tidak sama dengan tiang listrik,” ujar Kamali Ahadi selaku Ketua PMI Kecamatan Pekuncen.

Selasa 11 Juni 2019, PMI Kabupaten Banyumas melakukan kunjungan kepada penderes yang terkena musibah jatuh dari pohon saat bekerja di desa Semedo dan Petahunan, Kecamatan Pekuncen. Di bantu oleh ketua PMI Kecamatan Pekuncen dan Bintara Pembina Desa (BABINSA), dalam kunjungan tersebut PMI Kabupaten Banyumas juga memberikan bantuan berupa sembako.

Untuk korban yang berada di desa Semedo hanya mengalami luka ringan dan dirawat dirumah pasca jatuh dari pohon kelapa, namun korban dari desa Petahunan mengalami luka berat hingga masuk rumah sakit. “Saya pikir kegiatan yang dilakukan PMI sangat membantu keluarga dari korban penderes, karena dalam beberapa pekan bahkan bulan aktifas dari penderes selaku tulang punggung keluarga akan terganggu. Maka bantuan yang diberikan PMI saya rasa membantu mencukupi kebutuhan keluarga pada saat itu.” tambahnya.