Home
×

Pemberitahuan

There is no category chosen or category doesn't contain any items

Siaga Bencana Berbasis Masyarakat "SIBAT" merupakan program PMI Pusat.  PMI kabupaten Banyumas telah rutin mengadakan pelatihan dan membentuk tim SIBAT di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas, Tahun 2019 akan membentuk Tim SIBAT di 2 kecamatan dimana tanggal 9 - 10 Juli telah dilaksanakan pelatihan di Aula Soeparjo Rustam Kecamatan Sokaraja.

Masih dalam euforia idul fitri, PMI Kabupaten Banyumas mengadakan acara silaturahmi halal bihalal yang dihadiri oleh para lansia binaan PMI. Antusiasme tinggi yang terbukti dengan jumlah tamu yang menghadiri acara tersebut lebih dari 25 lansia. Acara yang diselenggarakan di Ruang Pertemuan Klinik Pratama Kalibener pada hari Senin (17/6/2019) bukan hanya sekedar silaturahmi, namun memang sudah menjadi acara rutin setiap bulan. “Selain acara halal bihalal, disini kami juga membahas dan menentukan acara selanjutnya selain pemeriksaan dan penyuluhan rutin setiap bulan,” ujar Ines selaku penanggung jawab kegiatan Lansia binaan PMI. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PMI Kabupaten Banyumas, Kepala Klinik Pratama Kalibener, Pembina Lansia PMI Kabupaten Banyumas dan sebagai bentuk nyata dari Pelayanan Sosial & Kesehatan Masyarakat (Yansoskesmas) PMI Kabupaten Banyumas.

Di desa Semedo dan Petahunan kerap kali terjadi laporan jatuhnya para penderes dari pohon kelapa dikarenakan sebagian besar warga desa Semedo dan Petahunan bermata pencaharian sebagai penderes atau penyadap nira kelapa. Selain itu juga minimnya perlengkapan dan pengetahuan tentang safety first dalam keselamatan kerja. “Dulu dari pihak Kabupaten pernah memberikan penyuluhan mengenai safety dan alat berupa sabuk pengaman, namun masyarakat menganggap itu menyulitkan dan pohon kelapa itu tidak sama dengan tiang listrik,” ujar Kamali Ahadi selaku Ketua PMI Kecamatan Pekuncen.

Selasa 11 Juni 2019, PMI Kabupaten Banyumas melakukan kunjungan kepada penderes yang terkena musibah jatuh dari pohon saat bekerja di desa Semedo dan Petahunan, Kecamatan Pekuncen. Di bantu oleh ketua PMI Kecamatan Pekuncen dan Bintara Pembina Desa (BABINSA), dalam kunjungan tersebut PMI Kabupaten Banyumas juga memberikan bantuan berupa sembako.

Untuk korban yang berada di desa Semedo hanya mengalami luka ringan dan dirawat dirumah pasca jatuh dari pohon kelapa, namun korban dari desa Petahunan mengalami luka berat hingga masuk rumah sakit. “Saya pikir kegiatan yang dilakukan PMI sangat membantu keluarga dari korban penderes, karena dalam beberapa pekan bahkan bulan aktifas dari penderes selaku tulang punggung keluarga akan terganggu. Maka bantuan yang diberikan PMI saya rasa membantu mencukupi kebutuhan keluarga pada saat itu.” tambahnya.

Jumat (14/6/2019) adalah hari donor darah sedunia, PMI Kabupaten Banyumas mengajak segenap masyarakat untuk menjadi relawan donor darah sukarela yang tulus dan ikhlas. Tanpa membedakan ras, suku, agama pendonor menyumbangkan darah bagi mereka yang membutuhkan dan dengan demikian dapat membantu menyelamatkan jiwa manusia.

Selain peduli dengan sesama, banyak manfaat yang diperoleh dari donor darah rutin. Salah satunya dapat menjaga kesehatan jantung karena membantu mengurangi kelebihan kadar zat besi dalam darah. Karena kadar zat besi yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan penyakit kardiovaskular dan oksidasi kolesterol. Produk Oksidasi akan menumpuk pada dinding arteri dan berpotensi terhadap serangan jantung dan stroke. Dengan mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah akan lebih stabil.

Selamat Hari Donor Darah Sedunia. Darah Aman untuk Semua

Relawan PMI Banyumas gelar bagi – bagi takjil se Kabupaten Banyumas

Kamis (30/05/2019), gabungan relawan PMI Kabupaten Banyumas mengadakan kegiatan bagi – bagi takjil di 15 titik di Kabupaten Banyumas antara lain adalah alun – alun Purwokerto, stasiun Purwokerto, alun – alun Banyumas, lingkar Sumpiuh, taman kota Sumpiuh, pasar Ajibarang, dan masih banyak lagi. Acara tersebut tergabung dari beberapa anggota KSR, Wira, dan Forpis se – Banyumas.

Dalam persiapannya para relawan sudah berkumpul sejak pukul 1 siang di Posko PMI Banyumas guna mempersiapkan hidangan takjil yang akan dibagikan. Dalam aksinya para anggota menggunakan pakaian yang berlogo palang merah untuk menunjukan identitas tentunya.

Masyarakat sekitar menanggapi positif kegiatan ini. “Tentunya kegiatan ini sangat baik, setahu saya PMI hanya sekedar donor darah”, ujar Ferdi salah satu warga sekitar alun – alun Banyumas yang menyaksikan kegiatan tersebut.