Siap Hadapi Bencana, PMI Kabupaten Banyumas Bentuk SIBAT

Purwokerto, Untuk menghadapi kebencanaan yang dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa dapat diprediksi seperti yang terjadi diakhir-akhir ini. PMI Kabupaten Banyumas mempersiapkan diri dengan mengadakan kegiatan pelatihan dan pembentukan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) di Kecamatan Purwokerto Utara pada Rabu & Kamis, 8 & 9 Desember 2021. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang dari berbagai unsur seperti perwakilan tiap Kelurahan, Perwakilan dari Kecamatan, Dari Linmas, Pol PP, dan Unsur Relawan Lainnya. (09/12)

Kegiatan ini diisi oleh berbagai unsur dan stakeholder terkait kebencanaan dan kesehatan seperti BPBD, Dinsos, Puskesmas, Koramil, Polsek, Kecamatan, PMI, dan Pemadam Kebakaran. Dalam kegiatan tersebut peserta kegiatan mendapatkan banyak ilmu pengetahuan dan pengalaman baru seperti pengetahuan tentang pertolongan pertama, pengalaman memadamkan api dan praktek menangani bencana.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Banyumas, dr.Tangguh menyampaikan, Kegiatan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Kemranjen, diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini warga masyarakat khususnya di Kecamatan Purwokerto Utara ini semakin siap siaga dalam menghadapi bencana yang tidak dapat diprediksi kapan datangnya.

“Saya harap bapak/ibu setelah kegiatan ini usai tetap aktif dan waspada tak kala bencana itu datang, karena tidak bisa kita prediksi kapan itu akan datang. Seperti yang terjadi di gunung Semeru yang tidak diprediksi akan meletus, tau tau meletus tanpa memberitahu terlebih dahulu. Sebelumnya PMI juga mengadakan kegiatan seperti ini di Kecamatan Kemranjen, dengan harapan yang sama semoga hasil dari pelatihan ini bapak/ibu dapat semakin aktif menginformasikan setiap kejadian kebencanaan di sekitar kita dan turut andil dan berperan dalam penanganannya.”

Pada akhir kegiatan peserta diajak melaksanakan simulasi memadamkan api dan Simulasi Penanganan Bencana bersama Damkar Kabupaten Banyumas.

“Sebagai masyarakat yang baik sebaiknya apabila ada bencana atau musibah seperti kebakaran misalnya, jangan jadikan kejadian tersebut sebagai ajang wisata dadakan dan sibuk merekam kejadian tanpa memberikan perlongan pada korban. Sebaiknya kita takperlu menjadikan bencana atau musibah sebagai tontonan namun sebaiknya memberikan pertolongan semampunya dengan sigap dan tepat.” Ungkap Fadly, Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas, pada saat kegiatan.

Bencana bukanlah sebuah pertunjukan, jadi dokumentasikan lah seperlunya dan segera lapor kepihak terkait agar segera mendapatkan penanganan. Jangan jadikan bencana atau musibah sebagai ajang wisata mendadak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.