PMI Berikan Dukungan Moral Untuk Penghuni Karantina GOR

Purwokerto, Kehilangan mata pencaharian di perantauan membuat para perantau terpaksa tetap melakukan mudik ke kampung halaman. Selain dampat dari Covid-19, tradisi mudik lebaran juga mendorong para perantau untuk mudik, Hal ini menjadi momok menakutkan akan penyebaran Virus Corona yang semakin luas. Untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah menerapkan karantina bagi para pemudik. Bisa secara mandiri atau bisa menempati tempat karantina yang disediakan oleh desa atau pemerintah daerah. Seperti yang ada di GOR Satria Purwokerto yang dijadikan tempat karantina bagi para pemudik di wilayah kabupaten banyumas.

Kecemasan yang meningkat pada masyarakat mengakibatkan sedikit rasa takut atau trauma para pemudik. melihat hal itu PMI Kabupaten Banyumas memberikan stimulus relaksasi melalui pendampingan psikososial bagi para pemudik yang menjalani karantina di GOR Satria pada Rabu, (20/05/2020).


Dengan adanga kegiatan ini diharapkan kecemasan dan rasa takut akan ditolak masyarakat dalam diri pemudik sedikit berkurang. Kegiatan tersebut diawali dengan perkenalan kemudian diskusi ringan dan di akhiri dengan rileksasi diri.

Fransisca Ninin Nilam Sari, S.Psi.,Psikolog Anggota TSR PMI Kabupaten Banyumas menuturkan kegiatan seperti itu perlu dilakukan untuk meringankan beban mental para pemudik sekaligus mengantisipasi depresi berkepanjangan para pemudik karena tekanan dari berbagai pihak.
Hal senada disampaikan Kepala Markas PMI Kabupaten Banyumas Drs.Megianto “Pemudik itu pulang karena terpaksa serta membawa beban berat dalam fikirannya, Ditambah omongan-omongan negatif tentang mereka serta dikucilkan pasti mereka merasa tertekan, sudah sepantasnya kita perlu memberikan PFA (Psycological Firts Aid) pada mereka.”

Meski demikian saya harap untuk para perantau agar sebisa mungkin untuk tetap bertahan disana, lebih bersabar lagi dan jangan mudik dulu ke kampung halaman, pungkasnya.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *